Saturday, 6 June 2015

Antara kenyataan dan mimpi

Kamis, 28 Mei 2015


                Dan lagi-lagi terulang, keterlambatan sejak pertemuan pertama di Lawson selalu terulang dalam kondisi yang sama. Janji yang harusnya ditepati pada pukul 07.00 WIB berubah seketika menjadi 08.00 WIB. Ya sudahlah. Sudah terlewatkan pun.

                Aku tak melihat Elsa. Anak perempuan yang aku ajari menggambar dan mewarnai terakhir kali aku datang. Sebelum aku pulang, ia sempat menangis karena di kerjai Ayu. Aku penasaran apa yang terjadi setelah aku pulang. Namun semua pertanyaan itu hanya berubah menjadi misteri yang tak pernah terpecahkan.


                Hari ini aku mengajari Natali dan temannya matematika. Mereka sama-sama kelas 4. Tapi kemampuan mereka jauh berbeda. Natalia agak kurang dalam matematika sementara temannya begitu pintar. Ditengah-tengah penjelasan ku kepada mereka mengenai matematika, datang seorang anak laki-laki menanyakan hal yang sama. Untung saja mereka hampir selesai, jadi aku bisa mengajarinya ulang.

                Ada seorang anak yang menarik perhatian ku pada hari itu. Bukan karena ia berlarian kesana kemari ataupun meminta ku mengajarinya. Melainkan seorang anak yang berada di sebuah ranjang didekat pintu masuk.




                Sayangnya, aku tidak begitu mengingat namanya. Ia belum lama tertabrak kendaraan roda 4 yang melanggar lalu lintas. Padahal anak itu berada di trotoar. Ku dengar kakinya patah karena kecelakaan itu, sungguh malang nasibnya. Tapi anak itu jago sekali menggambar, ia menggambar lebih bagus dari anak lainnya pada umumnya dan setingkat dengan gambar anak DKV yang biasanya aku lihat dikampus. Aku harap anak itu dapat lekas sembuh.

                Tidak ada anak yang mau cacat tentu saja. Perbedaan antara sebuah kenyataan dan mimpi. Kenyataan adalah sebuah kejujuran yang terjadi di dunia nyata sedangkan mimpi adalah sebuah angan bagi setiap orang yang menginginkan nya. Aku harap semua anak disini dapat meraih mimpinya meskipun harus melewati kenyataan sesusah apapun.

No comments:

Post a Comment